Showing posts with label Syair. Show all posts
Showing posts with label Syair. Show all posts

Wednesday, October 20, 2010

Hampa

Rasa ini kosong, hampa
Tatapanpun tak berjejak apa,
Pikiran seakan dipenuhi guratan tak berguna,
Untuk apa ada!

Merasapun tak bisa kecuali takut,
Menatappun tak mampu,
Berpikirpun hanya sirat,
mau apa aku!

Lemah, ya lemah sekali,
berdiripun tak mampu,
berjalanpun terjatuh,
berkatapun tak dapat,

Nampaknya kau butuh pertolongan,
tapi apa?
tak ad yang bisa menolongmu
kau tau itu!
kecuali hanya dirimu

Biarkan saja mereka
Berceloteh bagai Beo
Bahkan tak tau arti celotehannya itu,
Jadi untuk apa kau pedulikan?
Jadi untuk apa kau dengarkan?
Bila hanya menyiksa bathinmu,
menggoyah jiwamu,
menggerogoti pikiranmu,
merusak ragamu,
manambah dosamu,
Tidakkah kau tau itu?

Malulah hanya kepada Tuhan
Takutlah hanya kepada Tuhan
Dekatkanlah dirimu padaNya
Bersujudlah
Hanya Ia yang tau jawabanmu
Yakinlah anakku
Berserahlah
Tataplah Ibumu anakku,
yang tiada henti berdoa untukmu,
bahkan setiap nafasnya adalah kasih untukmu
jangan kau buat air mata ini sia-sia, anakku
jadikan tiap tetesnya berharga, anakku
Berjuanglah
jalanmu masih panjang

Ibu tau kau hanya manusia biasa, anakku
kau bukan Tuhan atau penyihir
kau tak bisa begitu saja mengubah semuanya menjadi indah
Bahkan penyihirpun hanya sekejab dan akan hilang,
Tapi Tuhan bisa anakku, ingatlah itu!
Abadi selamanya bila Ia inginkan
Jadilah sahabatNya anakku
Hingga Ia tak mau menolak keinginanmu,
Hingga Ia selalu ada untumu,saat itu juga, kapanpun, dimanapun,
Ia selalu ada untukmu

Salah itu biasa anakku,
Cepatlah bangkit dan jangan menoleh
Belajarlah dari kesalahanmu itu
Jangan kau ulangi setelah kau sadari, ankku
Bersegeralah berdiri,
Itu yg terpenting pertama yang harus kau yakini
dan lakukanlah anakku,
Ibu mendoakanmu selalu

Kembali

Hidup ini kadang pasang ....kadang surut .............
bahkan terkadang kenyataan hidup itu sulit diterima, tetapi.....terpaksa harus diterima

saat kesadaran datang...........
seakan sudah terlambat....
seakan sia-sia....
seakan tak berarti.....
seakan-akan yang memberatkan!
tapi kuyakin ada jalan lain untuk menebusnya......
walau waktu tak dapat tergantikan....

kembali.....kembalilah....
semangat yang telah kau tinggalkan!!!
Tinggalkan?
ia atau aku !!!
aku hanya menjalani kehidupanku.
dari apa yang aku alami....
membekas luka....kesakitan....trauma....
aku terus berjalan...meski sedikit tertatih
ia pun terus berjalan....tanpa menoleh kebelakang
aku teriak....hingga kering tenggorokan ini
tiba2 ia menghilang.....jauh....aku tak bisa mengejarnya
Huuh...

Kini.....ia datang kepadaku
dalam bentuk yang berbeda.....
apakah itu ia???
benar ia???
kukumpulkan lagi semua ....hingga kuyakin itulah ia.............
ia..ia....ia....
masuklah dalam jiwaku....
bersatulah dengan ragaku....
kembali....
bersama....mengejar impian dan cita-cita....
kembalilah....
hidupkan jiwa yang hampir mati...
raih tanganku....dan kita kan bersama kembali...

Tuhan....tolonglah aku....
Eratkanlah ia dalam genggamanku.....
kuatkanlah ia dalam hati dan jiwaku....
hidupkanlah ia selalu dipikiranku...
lihatkan ia selalu di mataku....
adalah ia dalam senyum dan tawaku....
turutkanlah ia dalam renunganku....
Luruskanlah ia dalam langkahku...
sertakan ia ditiap iringan perjalananku.

Tuesday, October 19, 2010

Hatiku

By:  Diana


Aku lihat kau tertawa
Aku dengar kau berguncing
Aku hanya terdiam lama
Aku hanya tersenyum menahan pancing

Aku harus berkapa apa
Lisanku seperti layangan yang terbang
Bagimu hanya kata
Meski talinya tetap kau pegang

Apakah kau mau mendengar?
Tetapi kenapa kau tak beri kesempatan?
Dengan lantang suaramu terdengar
Bergoyang lidah mencari kawan

Sejujurnya aku bahagia
Dalam hatiku yang lapang
Apalah arti semua itu selain bukti nyata
Penolakan akan kebenaran yang datang

Dan Sesungguhnya sakit hatiku
Mendengar fitnah menanggung malu
Karena nama baikku tercemar
Begitu saja beredar